Monday, 31 October 2016

TAUBAT

TAUBAT
Ehsan Google















Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Saya mulakan tulisan saya ini dengan puji-pujian kepada Allah yang memiliki seluruh alam dan sekalian isi kandungannya. Selawat dan salam saya tujukan kepada Rasulullah SAW dan kaum keluarga baginda.

Saudaraku,

Pernahkah saudara melakukan sesuatu dan akhirnya menyesali perbuatan tersebut? Seringkali kita tidak menyedari bahawa perbuatan yang kita lakukan itu sebenarnya adalah dosa dan mempunyai lebih banyak mudharat daripada manfaatnya. Namun hari demi hari kita akan mengulangi perbuatan dosa tersebut walaupun telah berazam untuk meninggalkannya.

Itulah yang terjadi apabila kita tidak mempunyai niat dan keazaman yang kuat untuk meninggalkan perbuatan dosa tersebut. Kita cuba untuk bertaubat tetapi seringkali taubat itu tidak dilakukan secara bersungguh-sungguh. Walaupun kita berjanji untuk tidak mengulanginya, tanpa disedari kita tidak dapat menahan diri daripada melakukannya.

Di sini saya ingin menasihati diri saya dan saudara-saudara yang budiman untuk sama-sama berkongsi solusi terhadap permasalahan ini. Saya mencadangkan marilah kita bersama-sama muhasabah diri dan melihat perkara ini secara serius.

Saudaraku,

Allah itu adalah Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani. Mohonlah secara istiqamah kepada-Nya agar menetapkan hati kita di atas landasan yang lurus dan tidak membolak-balikkannya. Memang benar iman boleh bertambah dan berkurang tetapi menjadi tanggungjawab kita untuk mempastikan ia semakin meningkat setiap hari.

Perasaan menyesal itu merupakan sifat yang baik apatah lagi sekiranya kita menyesali perbuatan kita yang buruk. Menyesal adalah langkah awal sebelum lebih banyak langkah yang harus diambil. Selepas menyesal kita perlu menanam azam yang kuat untuk tidak mengulangi perbuatan buruk tersebut.

Seterusnya, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang bersungguh-sungguh. Mohonlah kepada Allah agar menunjukkan kepada kita nur dan hidayah-Nya. Lakukanlah solat sunat taubat secara konsisten dan teratur. Yakinlah pertolongan Allah itu sangat dekat buat hamba yang benar-benar inginkan petunjuk dari-Nya.

Saudara,

Ingatlah setiap problema hidup punya solusi sekiranya kita percaya pada kekuasaan dan rahmat-Nya. Allah itu adalah sepertimana sangkaan hamba-Nya. Janganlah kita berburuk sangka terhadap Allah kerana sebahagian daripada buruk sangka itu merupakan dosa.

Sekian sahajalah perkongsian ilmu dan buah fikiran daripada saya Al-Faqirah Ila Allah. Sehingga kita berjumpa lagi di lain kesempatan, In Sya Allah Taala. Mohon maaf atas segala kesalahan dan terima kasih atas segala perhatian. Semua yang baik itu datangnya daripada Allah dan yang buruk itu daripada kekurangan diri saya sendiri. Jumpa lagi. Wa Allahu A’lam.


Friday, 28 October 2016

DUHAI INSAN MULIA

Ehsan Google


Duhai insan yang mulia
Bersukurlah pada-Nya
   Yang telah memberimu
    Nikmat di dunia

    Apakah engkau sedar
    Pemberian-Nya itu
    Penuh mengandung makna
    Tidak terkira

    Andainya kau mengerti
    Bersyukurlah kau sayang
    Kerana hidup ini
    Sekelip mata

    Berubahlah semua
    Seperti kehendak-Nya
    Cuma amalan soleh melindungimu

    Ingatlah rakan
    Ingatlah teman
    Kudrat-Nya Tuhan
    Maha Segala

    Sucikanlah jiwamu
    Dengan amal dan taqwa
    Tanpa rasa curiga
    Kepada-Nya jua

    Tuhan Pengasih
    Tuhan Penyayang
    Pohonlah kepada-Nya
    Sujud pada-Nya

Monday, 17 October 2016

A LETTER

A LETTER
Ehsan Google


















Assalamualaikum Prof…

It’s been a while after my last letter to you for the past few years. How are you doing Prof? I always pray for your health and happiness as well. Do not misjudge me for we are not connected by blood, but I always consider you as my very own father.

Well for me nothing much to be shared but honestly I always been thinking off you lately. Even though we are not as close as we have been before still I do hope you are always near to me physically and you are always on my mind.

Prof, I’m sorry for not contacting you although there are many things happened to both of us off course. Yeah…let them be. As long as we think of each others nothing to be worried off. Oh! How I used to miss the good old days…

Today I am glad I could write some words to remind me of you. You have been very dear to me. You listened to my every single word and never been tired of hearing it day by day. A million thanks should I dedicate to you for keeping me happy everyday.

Prof, I think I have to pen-off now. Please do not feel bored reading my letter. Hope to hear your voice and hope to see you smile again. Warm regard from me from afar…

Sunday, 2 October 2016

STAY THE SAME

STAY THE SAME
Ehsan Google












Don't you ever wish
You were someone else
You were meant to be
The way you are exactly

Don't you ever say
You don't like the way you are
When you learn to love yourself
You're better off by far

And I hope
You always stay the same
Cause there's nothing about you
I would change

I think that you could be
Whatever you want it to be
If you could realize
All the dreams you have inside

Don't be afraid
If you've got something to say
Just open up your heart
And let it show you the way

Believe in yourself
You will come alive
Have faith in what you do
You'll make it through...

HAMPIR KE SITU

HAMPIR KE SITU
Ehsan Google











Aku sedar bukan mudah
Untuk mengejar mimpi indah
Pernah suatu ketika dulu
Ku punya harapan besar
Kini aku tak pasti
Dapatkah kumiliki

Sudah jauh kita tempuh
Kekalkanlah mimpi yang lalu
Mungkin ada hikmah
Yang akan menunggu
Di penghujung jalan
Biar nanti kecewa
Setidak-tidaknya cuba

Jika halangan menduga
Perjalanan kita
Janganlah kau putus asa
Kerana ku ada di sisi
Setia menemani
Andai semangatmu gugur
Genggamlah tanganku
Kita hampir ke situ

Adakala ku terasa
Ketabahan tak setegar
Tetapi apakan daya
Berhenti separuh jalan
Percayalah padaku
Aku yakin kita mampu

Biar orang kata
Tak punya harapan
Bukan mereka tentukan... takdir
Kau ada aku
Dan aku punya kamu
Apa jua akhirnya
Tetap bersama...

KU KEHILANGANMU

KU KEHILANGANMU
Ehsan Google












Saat aku kehilanganmu
Hati dibaluti rasa pilu
Kedukaanku pasti berlarutan
Kerana dikecewakan

Bagaikan aur dengan tebing
Kita mengatur langkah seiring
Menghadapi kepahitan hidup berdua
Pernah menangis bersama

Panas dan hujan
Ribut dan taufan
Telah menguji kesetiaan
Bersama keyakinan kita jadikan
Mimpi satu kenyataan

Tiada pernah ku menyangka
Kejayaan mengaburi mata
Sehinggakan kau merasa
Tak lagi perlu
Ku berada di sisimu

DI MANAKAH CINTA

DI MANAKAH CINTA
Ehsan Google













Di mana cinta
Di manakah cinta kucari
Cinta tak mungkin aku beli
Tak mungkin juga aku curi

Di mana cinta
Yang selalu membuat hati
Panasaran ingin memiliki
Untuk minta ku tak berani

Kata orang cinta itu
Dari mata turun ke hati
Namun tak juga kutemukan cinta itu
Lama-lama bisa gila
Ku lelah dan putus asa
Bantulah ku cari di manakah cinta

Ternyata cinta ada di dalam hati kita
Tak perlu jauh mencarinya
Cinta itu ada selamanya
Di hati kita
Di mana cinta...

BILA DIRI DISAYANGI

BILA DIRI DISAYANGI
Ehsan Google














Tiada batasan waktu
Tiada tempatmu tertentu
Di gunung di lembah
Di darat di air
Siapa pun hamba
Keikhlasan doa, keagungan kasih
Merubah takdir

Bila kusedari diri disayangi
Langkah kaki ini semakin berani
Bila terkeliru kuucap namamu
Terasa diriku kembali dipandu

Engkau yang pertama
Tiada akhirnya
Aku dalam kegelapan
Engkaulah cahaya
Izinkanlah aku menumpang di sini
Di dalam naungan kasih dan sayang-Mu
Ku berserah diri

KAU SATU-SATUNYA

KAU SATU-SATUNYA
Ehsan Google











Kau... bagi diriku satu-satunya
Tanpamu duniaku pasti tak berseri
Dan hidup tak menjadi

Kau bagiku satu-satunya
Pada mula ku meminta
Ku bermanja kurindui kukasihi
Di hatiku kau abadi

Dengan sinaran kasihmu
Kian terancang hidupku
Tiada lagi keraguan
Kau bagiku kekuatan
Mana jua ku berada
Ditemani cahaya cinta

Sejak dirimu kudekati
Diriku ini kukenali
Hanya engkaulah sesungguhnya
Tiada dua
Di cermin kaca ku memandang
Diriku serba kekurangan
Namun bagimu
Bukan itu jadi ukuran
Melengkapi hidup kita
Bukan harta bukan nama bukan rupa

KAU BAGI DIRIKU SATU-SATUNYA...

REDUP KERINDUAN

REDUP KERINDUAN
Ehsan Google












Sekian lama kugenggam rindu ini
Luntur dihembus sang bayu
Seteguh cintaku bertemankah kasih
Gugur di hujung waktu

Ke manakah hilang nilai cinta
Tika rindu berlagu
Ke manakah arah yang dituju
Andai kasih berlalu

Puas ku mencari kesilapan diri
Mungkin tersentuh di hati
Telah kuhulurkan kemaafan kasih
Agar dikau kembali

Berlalulah cinta dan janjimu
Redha dalam kasihmu
Mengapakah ini yang kutemu
Dalam kamar kasihku

Sayang, berakhir garis percintaan
Redup kerinduan.....kusepi
Mungkin di sini dugaan-Mu Tuhan
Dalam kehidupanku
(Padaku dalam kehidupan...)


Sayang, berakhir garis percintaan

DENDAM DALAM DIAM

DENDAM DALAM DIAM
Ehsan Google












Dalam manisnya madu
Terselit jua pahit hempedu
Madu manis padamu
Pahitnya sungguh bagi diriku

Suka ataupun tidak
Aku terus memendam rasa
Ingin sekali aku pergi bawa diri
Tapi ke mana arah

Rasanya sudah tak kuasa lagi
Persoalan inilah yang silih berganti
Hidup bersama bayangan saja
Oh indah hanyalah khabar
Bukan yang sebenar

Dendam di dalam diam
Bagaikan api membakar sekam
Senyum dalam paksaan
Sekadar lindung kedukaanku

LAGENDA

LAGENDA
Ehsan Google














Sejuta bintang di angkasa
Sinarnya mempesona
Sebutir bintang di taman seni
Cahayanya berseri
Biar bertahun masa beredar
Satu wajah satu nama
Takkan pudar

Tetap jelas di ruang mata
Setiap gerak gaya
Bergetaran merdu sinar
Di persada budaya
Hingga kini menjadi sebutan
Tetap terpahat namamu di ingatan

Kaulah satu-satunya
Di antara berjuta
Insan teristimewa
Patah tak tumbuh lagi
Hilang belum berganti
Kerana kau tersendiri

Kau kebanggaan kita
Kau budayawan bangsa
Engkau LAGENDA...

Seni Lagu : Fauzi Marzuki
Seni Kata : Habsah Hassan
Vokal : Sheila Majid
SERIBU IMPIAN
Ehsan Google














Di senjakala begini
Teringat kembali
Teman-teman lama dahulu
Yang pernah sama mengharungi

Pahit dan manis dirasa
Sehati sejiwa
Tak mungkin kulupakan segala
Saat suka dan duka

Susah dan senang kita bersama
Rentasi rintangan yang ada
Tiada sempadan yang memisahkan
Kasih sesama kita
Walau bara tiba

Seribu impian telah pun kita bina
Demi masa depan
Tenggelam jauh dalam khayalan
Dibuai alam mimpi

Kenangan lalu menjelma
Teringat kembali
Di ketika bergurau-senda
Mesranya kita bersama

Seribu impian
Indah menghias jiwa
Bagaikan permata
Setinggi langit biru mimpi kita
Abadi selamanya...