Monday, 26 March 2012

MAAFKAN AKU...













Matamu dalam mataku
Sketsa lalu
Hadir dalam ngilu
Tetapi di sini
Ada tembok yang menghalang
Ada pagar yang merintang

LALU...

Maafkan aku
Tidak menyapa tika bersua
Lidah seakan kelu
Ditusuk luka...


~W. Marzuki W. Ramli

Sunday, 18 March 2012

KAWANKU - JAMI
















KAWANKU SEHARUSNYA BAGAI CERMIN CERLANG
MEMANTULKAN CERMIN KELEMAHANKU DARI DEPAN
TIADA RASA DIPENDAM JAUH DI DALAM

BUKAN SEPERTI SISIR BERGIGI RATUSAN
MENYELIP, MENYIKAT KE SANA KE MARI
MENYINGKAP, MENYATAKAN KELEMAHANKU
     DARI BELAKANG
SERAYA BERLINDUNG MENCEMUHKU SEORANG
     DEMI SEORANG.....


~SASTRA SUFI

Sunday, 11 March 2012

ADIKKU MAWAR ITU MASIH BERSERI...















Jangan menangis adikku,
Hanya kerana mawar di tanganmu
kehilangan harum
gubahkanlah menjadi jambangan
dan letakkan di tengah laman
pastinya masih memberi seri...
Ingat adikku,
Meskipun kehilangan harum
tapi serinya masih indah
jangan dikoyakkan kelopaknya
sehingga mengotori taman...
Marilah dik,
Kusisipkan mawar itu
di celah rambutmu
kalaupun tidak lagi harum
ia masih mampu
menambah seri kejelitaanmu!

-R. Mahasan

Saturday, 3 March 2012

PANTUN BERKASIH















Resahnya pungguk di pohon ara
Menanti bulan tak kunjung jelma
Kasihku tanam di batas setia
Tak sangka disiram racun berbisa

     Sabung-menyabung pancaran kilat
     Tandanya hujan pastinya lebat
     Jangan bersedih nasib tersurat
     Esok lusa mungkin terubat

Pemandangan indah di senjakala
Tandanya malam hampir menjelma
Sudah terluka merindu pula
Tanda kasihku masih setia

     Hinggap tempua di pohon nangka
     Burung nuri terbang bertiga
     Usah bersedih berpisah kita
     Takdirnya Tuhan tiada terduga


#Memori di Library UIAM.