Assalamualaikum dan salam sejahtera... Blog ini cuba menghimpunkan koleksi puisi/sajak/mutiara kata/kata-kata hikmah/artikel yang dikumpulkan lewat pembacaan saya menerusi buku/majalah/akhbar dll. BUKAN semua yang tersiar adalah karya pemilik blog. Justeru kandungan blog ini hanyalah refleksi minat saya yang mendalam terhadap bahasa dan kesusasteraan. Terima kasih kepada semua pengkarya dan medium yang terlibat. All rights reserved to their respective owners.
Thursday, 28 February 2013
MIMPI
Umpama dalam mimpi
biarpun kurang pasti
indahnya sering melewati
garis-garis pelangi
indah penuh seri.
Namun mimpi tetap mimpi
hilang dek kedatangan pagi
membuat hati tercari-cari
mana pergi segala erti.
Kan tiba saatnya nanti
mimpi kan bertandang lagi
mencari suatu sudut di tepi
menabur semerbak harum mewangi
mungkinkah mengirim mimpi misteri
atau sebuah mimpi ngeri.
~Ispaini Salim
Sumber: Antologi Cerpen & Sajak 'Dendang Dunia'
Tuesday, 26 February 2013
TANGISAN
Dari tangisan itu
biar kupungut air matamu
tanda simpatiku
yang dewasa dalam penderitaan.
Dan air mata itu
akan kusimpan
dalam telaga mataku
jernihnya kujadikan ubat
manisnya kujadikan azimat
keruhnya kujadikan dakwat
untuk kutulis resah terhayat
hingga berkitab sejarah terpahat.
~Shaari A.B
Sumber: Buku Kumpulan Puisi 'Renung'
Tuesday, 19 February 2013
BURUH BINAAN
kerana tidak tahu
banyak orang bertanya
apa kerjanya pemuda itu?
pagi jam enam
dia berjalan lembut dan lesu
pakaian simple
dari kain jenis murah
tidak tampan seperti kamu
kerana tidak tahu
ramai orang bertanya
apa baiknya pemuda itu?
tidak punya kedudukan
wang dan kereta
selalu saja ketinggalan bas
maka menjawablah aku:
"pemuda itu ialah kekasihku
buruh binaan yang setia
tidak pandai menerima rasuah!"
~Zahari Hasib
Sumber: Buku 'Debu Di Kaca'
Sunday, 10 February 2013
SAJAK CINTA DI KUALA LUMPUR
Kutulis sajak ini
Ketika hujan berderai
Kupilih saat sunyi
Waktu angin membelai
Berat kabus di bumbung menara
Renyai gerimis di kelopak mata:
Seketika sukmaku membayang
Desa sayup berbalam
Masihkah ke sawah
Wargamu yang ramah
Masihkah ke segara
Wargamu yang perkasa.
Segalanya kini
Berhimpun kembali
Di gua ingatan
Segalanya kini
Berkumpul kembali
Di padang kenangan.
Angin bagai menyusur aspal
Menyusup ke jendela
Dan singgah di hati
Di sini kehidupan keras
Arus peradaban deras
Kita berlari bagai pemburu lelah
Mengejar hari
Memintas waktu
Penentu berdiri atau rebah.
Di sini kehidupan lakarnya bersilang
Gamatnya menggugah akur
Perlumbaan menyentak jiwa luhur
Dan kita bak petualang
Di tengah perebutan
Seakan tanpa kasihan.
Desaku
Aku selamanya memilih caramu
Kau taman bertatah permata
Desaku
Masih aku menyayangi budayamu
Kau beranda berpagar cinta
Tanpa membenci kota ini
Kutuliskan sajak
Benarlah, rinduku sarat dan meronta.
~Selina S.F Lee
UPM, Serdang
1992.
Sumber: Buku 'Bagai Layang-layang' (Antologi Puisi).
Tuesday, 5 February 2013
DOA-DOA CINTA - Dari NABI MUHAMMAD SAW
Berikut adalah antara doa-doa cinta dari Nabi Muhammad SAW yang boleh dijadikan amalan seharian, untuk menjadi hamba yang dicintai oleh Allah dan sekalian makhluk.
*Diriwayatkan oleh Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW berkata, "Ya Allah, aku minta kepadamu cinta-Mu, dan cinta orang yang mencintai-Mu dan mencintai segala sesuatu yang mendekatkan aku kepada cinta-Mu. Jadikanlah cinta kepada-Mu itu melebihi cintaku kepada diriku, ahli keluargaku dan air sejuk (yang ku minum)".
*"Ya Allah, aku bermohon pada-Mu segala macam kebaikan, tingkah laku yang baik, cinta kasih kepada kaum miskin. Aku mohon cinta-Mu, mencintai mereka yang mencintai-Mu, berilah taubat, ampunan dan rahmat-Mu. Dan jika Engkau berkehendak menguji suatu kaum, pulangkanlah aku kepada-Mu, tanpa diuji".
*"Ya Allah, berkatilah kami di bandar ini. Kurniakanlah kami dari rezeki-Mu dan jadikan penghuni bandar ini dikasihi oleh kami".
*"Ya Allah, dengan ilmu-Mu mengenai yang ghaib dan dengan kekuasaan-Mu terhadap makhluk, hidupkanlah aku selagi kehidupan itu lebih baik bagiku, dan matikanlah selagi kematian itu lebih baik bagiku. Aku memohon ketakutan kepada-Mu tatkala sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, aku memohon kepada-Mu kenikmatan yang tidak akan habis, aku memohon kepada-Mu kesenangan hati yang tidak terputus, aku memohon kepada-Mu redha setelah ada qadak, dan memohon kepada-Mu kesejukan hidup setelah kematian, aku memohon kepada-Mu kenikmatan memandang wajah-Mu yang Mulia dan kerinduan untuk berjumpa dengan-Mu, bukan dalam keadaan sulit yang ada mudaratnya, tidak dalam keadaan ada cubaan yang menyesatkan. Ya Allah, hiasilah kami dengan hiasan iman dan jadikanlah kami pemberi petunjuk bagi orang-orang yang mencari petunjuk".
WAllahua'lam.
~Sumber: Buku 'Psikologi Cinta' oleh Dato' Dr. Mohd. Fadzilah Kamsah dan Syaidatun Nazirah.
Subscribe to:
Posts (Atom)




