Wednesday, 30 January 2013

SEBATANG ALUR SEBUAH INGATAN












Tak tahu kenapa
aku tiba-tiba jadi ingat
sebatang alur kecil
yang sering mengusir banjir ke sungai
masih kurasa akrabnya
rimbun belukar menyubur hijau
kicau burung mengalun puisi selamat pagi
dan aku, dalam daerah masa kecil ini
mengongsi harmoni bersamanya.

Pernah dulu-dulu
bila malamnya bulan jatuh di alur
aku pemenung di pinggiran
melontar kerikil sepi
bermain kilau bulan di airnya.

Alur tua itu
akan terus meriah
dalam ingatan masa silamku
walau kini rimbun belukar telah hangus
dalam hangatnya bahang modenisasi
dan puisi sang burung telah jauh
di daerah baru!


~Tuan Faridah Syed Abdullah